Eka Patra Witarso NIM.21511020 (2014) Proses Pemberian Kredit Pensiun PT. Bank BTPN Cabang Ujungberung Bandung.
Cover.pdf
Download (24kB)
DAFTAR ISI,DAFTAR TABEL,DARTAR LAMPIRAN.pdf
Download (89kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (153kB)
DAFTAR PUSTAKA.docx
Download (11kB)
BAB I_Pendahuluan.pdf
Download (208kB)
BAB II_Tinjauan Perusahaan.pdf
Download (444kB)
BAB III_Hasil Kerja Praktek.pdf
Download (242kB)
BAB IV_Kesimpulan.pdf
Download (88kB)
IMAGE0002.JPG
Download (158kB) | Preview
IMAGE0003.jpg
Download (1MB) | Preview
Abstract
1. Kredit pensiun yang disalurkan kepada debitur (pensiunan) pada dasarnya adalah kredit konsumtif yang penggunaannya terserah kepada debitur untuk keperluan apa saja sehingga BTPN tidak melakukan pengawasan kredit terhadap debitur.Dalam penerapan kredit ini,prinsip 5C yang biasa dikenal dalam asas teori pemberian kredit (Character,Capacity,Capital,Collateral,Condition) tidaklah berlaku seluruhnya karena pada dasarnya kredit jenis ini adalah kredit perbankan yang tidak menggerakan sektor rill.Asas-asas yang dapat terpakai secara langsung adalah Collateral (Jaminan) dan Condition of Economy (Pengembalian atau pelunasan kredit dalam bentuk pemotongan uang pensiun).Namun BTPN tetap melaksanakan pemantauan atau monitoring secara administratif terhadap rekening debitur secara berkala.Secara umum permasalahan yang timbul dalam kredit pensiun adalah masalah perpindahan debitur dan masalah dalam pelunasan kredit.Dalam kasus perpindahan debitur BTPN menggunakan langkah langkah yang telah di tentukan untuk mengantisipasi segala hal yang tidak di inginkan. Serta dalam kasus pelunasan BTPN memberikan restitusi bunga kepada debitur, tetapi mengenakan penalty atas ketidaksesuaian pelaksanaan perjanjian kredit.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Divisions: | Laporan Kerja Praktek > Keuangan Perbankan |
| Depositing User: | Robot Migration |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 08:55 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 08:55 |
| URI: | http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/17288 |
