Utami, Bilqis Fauziya (2024) Konflik Batin Dan Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Ryohei Dalam Film Okaasan Ore Wa Daijoubu. Other thesis, Universitas Komputer Indonesia.
UNIKOM_Bilqis F.U_cover.pdf - Published Version
Download (146kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Lembar Pengesahan Penguji.pdf - Published Version
Download (129kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Surat keterangan persetujuan publikasi.pdf - Published Version
Download (114kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Lembar Keaslian.pdf - Published Version
Download (111kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Kata pengantar.pdf - Published Version
Download (157kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Daftar isi.pdf - Published Version
Download (157kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Bab I.pdf - Published Version
Download (169kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Bab II.pdf - Published Version
Download (218kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (146kB) | Request a copy
UNIKOM_Bilqis F.U_Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (290kB) | Request a copy
UNIKOM_Bilqis F.U_Bab V.pdf - Published Version
Download (118kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Daftar pustaka.pdf - Published Version
Download (142kB)
UNIKOM_Bilqis F.U_Kontak penulis dan kontributor.pdf - Published Version
Download (89kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin dan mekanisme pertahanan diri tokoh utama dalam film "Okaasan, Ore wa Daijoubu". Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat dialog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pertahanan diri muncul secara alami untuk melindungi diri dari kecemasan ketika mengalami konflik batin. Konflik batin yang dialami tokoh diakibatkan oleh diagnosis penyakit tumor otak yang dideritanya. Berdasarkan teori konflik batin Sigmund Freud, konflik batin terjadi ketika tiga elemen kepribadian id, ego, dan superego berada dalam pertentangan. Konflik ini menciptakan ketegangan emosional yang mendalam, di mana tokoh berjuang antara menerima kenyataan atau menutupi kondisi kesehatannya demi melindungi orang-orang di sekitarnya. Melalui konflik batin yang dialami oleh tokoh utama, 5 mekanisme pertahanan diri teori Sigmund Freud muncul untuk mengurangi konflik batin yaitu penyangkalan, rasionalisasi, sublimasi, proyeksi, dan formasi reaksi. Kelima mekanisme pertahanan diri tersebut berhubungan dengan pola pikir masyarakat Jepang yaitu gambari dan kenkyo.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mekanisme pertahanan diri, Konflik batin, Psikologi sastra, Si |
| Subjects: | 400 LANGUAGE > Other Languages P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | S1 Skripsi > Sastra Jepang |
| Depositing User: | Mia Mia Hayati Kosasih |
| Date Deposited: | 25 Jun 2025 07:43 |
| Last Modified: | 25 Jun 2025 07:43 |
| URI: | http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/10516 |
