Ibrahim, Naufal (2024) Peran Asean Senior Official On Drug Matters (Asod) Dalam Menanggulangi Drugs Trafficking Di Kawasan Golden Triangle Tahun 2021-2022. Other thesis, Universitas Komputer Indonesia.
1. Cover.pdf - Published Version
Download (22kB)
2. Lembar Pengesahan.pdf - Published Version
Download (144kB)
17. Surat Keterangan Persetujuan Publikasi.pdf - Published Version
Download (310kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf - Published Version
Download (320kB)
7. Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (80kB)
8. Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (42kB)
11. Bab I.pdf - Published Version
Download (165kB)
12. Bab II.pdf - Published Version
Download (214kB)
13. Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (92kB) | Request a copy
14. Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (449kB) | Request a copy
15. Bab V.pdf - Published Version
Download (20kB)
16. Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (140kB)
19. UNIKOM_Naufal Ibrahim_Kontak Penulis dan Kontributor Penelitian.pdf - Published Version
Download (18kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ASEAN Senior Officials on Drug Matters (ASOD) dalam upaya penanggulangan perdagangan narkoba di kawasan Golden Triangle selama periode 2021-2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber data, termasuk laporan dari ASEAN Narcotics Cooperation Center dan United Nations Office on Drugs and Crime, serta literatur ilmiah, penelitian terdahulu, media massa, dan situs resmi terkait. Fokus utama dari penelitian ini adalah menganalisis upaya, tantangan, dan efektivitas peran ASOD dalam mengatasi isu perdagangan narkoba di kawasan tersebut. Dengan mengadopsi teori peran organisasi dari Clive Archer, penelitian ini mengklasifikasikan peran ASOD dalam tiga dimensi: sebagai instrumen, arena, dan aktor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran ASOD sebagai instrumen diwujudkan melalui pelaksanaan berbagai program kerja yang meliputi pendidikan pencegahan, penegakan hukum, pengobatan dan rehabilitasi, serta pengembangan alternatif. Sebagai arena, ASOD berperan sebagai fasilitator dalam penyelenggaraan pertemuan-pertemuan penting yang difokuskan pada penanganan isu narkoba. Sebagai aktor, ASOD menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait dengan prinsip non-intervensi ASEAN yang membatasi wewenang internal ASOD dalam hal keuangan dan ketegasan hukum. Penelitian ini menyarankan agar ASOD memperkuat struktur organisasi internal dan memperjelas sistem organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja dalam pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika peran ASOD dalam konteks regional dan tantangan yang dihadapinya dalam penanggulangan perdagangan narkoba di kawasan Golden Triangle.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ASEAN, ASOD, Drug Trafficking, Golden Triangle, Teori Peran |
| Subjects: | 300 SOCIAL SCIENCES > 350 Public Adminsitration & Military Science J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | S1 Skripsi > Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Mia Mia Hayati Kosasih |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 01:18 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 01:18 |
| URI: | http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/9951 |
