Puspita, Gita (2024) Perilaku Komunikasi Interpersonal Korban Kekerasan Dalam Pacaran (Dating Violence) Usia Remaja Di Kota Bandung. Other thesis, Universitas Komputer Indonesia.
00 UNIKOM_Gita Puspita_Cover.pdf - Published Version
Download (332kB)
02 UNIKOM_Gita Puspita_Lembar Pengesahan.pdf - Published Version
Download (143kB)
UNIKOM_Gita Puspita_Surat Publikasi.pdf - Published Version
Download (206kB)
03 UNIKOM_Gita Puspita_Lembar Pernyataan.pdf - Published Version
Download (258kB)
05 UNIKOM_Gita Puspita_Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (354kB)
06 UNIKOM_Gita Puspita_Daftar isi.pdf - Published Version
Download (224kB)
10 UNIKOM_Gita Puspita_BAB 1.pdf - Published Version
Download (633kB)
11 UNIKOM_Gita Puspita_BAB II.pdf - Published Version
Download (912kB)
12 UNIKOM_Gita Puspita_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (627kB) | Request a copy
13 UNIKOM_Gita Puspita_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (640kB) | Request a copy
14 UNIKOM_Gita Puspita_BAB V.pdf - Published Version
Download (399kB)
15 UNIKOM_Gita Puspita_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (296kB)
UNIKOM_Gita Puspita_Kontak Penulis.pdf - Published Version
Download (105kB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku komunikasi korban dating violence (kekerasan dalam pacaran) usia remaja di Kota Bandung. Adapun sub fokus penelitian ini terdiri dari komunikasi verbal, nonverbal, dan hambatan komunikasi yang dihadapi korban dating violence tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling, Informan kunci dalam penelitian ini adalah tiga korban dating violence, lima orang informan pendukung yang merupakan orang terdekat korban, pelaku dating violence, dan guru besar bimbingan konseling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komunikasi verbal korban dating violence cenderung menggunakan kalimat sarkastis dan defensif serta memilih-milih kata dalam berinteraksi; (2) komunikasi nonverbal korban cenderung kurang ekspresif, tertutup dan pendiam ditandai dengan menghindari kontak mata serta intonasi suara yang sering kali terdengar kurang percaya diri; (3) hambatan komunikasi yang dihadapi merupakan hambatan psikologis karena kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, perasaan tidak aman, dan trauma. Selain itu, hambatan semantik karena senantiasa kebingungan dalam memaknai komunikasi dan umpan balik yang diterima, dan kesalahan persepsi. Peneliti menyimpulkan bahwa perilaku komunikasi interpersonal korban dating violence terlihat dari sulitnya korban usia remaja tersebut dalam mengungkapkan perasaan dan keinginan, kurang percaya diri, berusaha menghindari konflik, dan sulit membangun hubungan sosial. Korban usia remaja juga melakukan self-harm sebagai bentuk pelarian atau pengalihan dari rasa sakit emosional, korban usia remaja menormalisasikan kekerasan yang dialami sehingga terjebak pada siklus dating violence. Saran penelitian, korban dating violence berani speak up (mengungkapkan) kepada orang tua bahkan melaporkan pelaku atau meminta perlindungan dan pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) agar kekerasan yang dialami tidak berlanjut.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dating Violence, Perilaku Komunikasi, Korban, Remaja |
| Subjects: | 300 SOCIAL SCIENCES > 300 Social Sciences > 302 Social Interaction H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | S1 Skripsi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mia Mia Hayati Kosasih |
| Date Deposited: | 19 Apr 2025 04:30 |
| Last Modified: | 19 Apr 2025 04:30 |
| URI: | http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/10019 |
